Minggu, 23 September 2012

Hubungan antara Sekolah, Belajar dan Pembelajaran



Sekolah merupakan tempat belajar dan pembelajaran, dimana terjadi interaksi antara pendidik dan peserta didik. Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa (atau "murid") di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib. Dalam sistem ini, siswa kemajuan melalui serangkaian sekolah. Nama-nama untuk sekolah-sekolah ini bervariasi menurut negara, tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar. Karena sekolah merupakan sarana kegiatan belajar mengajar maka di dalam sekolah ada sebuah kegiatan yang disebut belajar dan pembelajara. Menurut T. Raka Joni (1977 : 7) Belajar yaitu perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh proses menjadi matangnya seseorang atau perubahan yang instinktif atau yang bersifat temporer. Atau menurut Edward L.Walker, merumuskan belajar sebagai “perubahan perbuatan sebagai akibat dari pengalaman”. (Edwar L.Walker, 1973 : 2).
Melihat pengertian diatas jelas bahwa belajar merupakan kegiatan pokok yang ada di dalam sekolah, agar proses belajar berjalan baik dibutuhkan proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Disisi lain pembelajaran mempunyai pengertian yang mirip dengan pengajaran, tetapi sebenarnya mempunyai konotasi yang berbeda. Dalam konteks pendidikan, guru mengajar agar peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat memengaruhi perubahan sikap (aspek afektif), serta keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik, namun proses pengajaran ini memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan pengajar saja. Sedangkan pembelajaran menyiratkan adanya interaksi antara pengajar dengan peserta didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar