Senin, 24 September 2012

Gubernur di Hari Anak Nasional: Ulah Molototan Budak!

 
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berpesan kepada orang tua agar tidak melakukan kekerasan pada anak meski dengan dalih mendidik. “Kade ulah molototan budak, ngagebug, nyintreuk. Hindari kekerasan fisik pada anak, agar mereka tumbuh dengan baik, jika dilandasi kasih sayang. Ciumlah mereka, peluk, dan elus dalan setiap kesempatan” katanya dalam peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat di Sasana Budaya Ganesha, Senin (24/9/2012).
Situs www.jabarprov.go.id memberitakan, Pemerintah Provinsi Jabar sangat concern terhadap pola tumbuh kembang anak. Menurut Gubernur salah satu perhatian itu adalah dengan akan mewajibkan setiap instansi untuk meyediakan ruang khusus laktasi.
“Insya Allah kita akan mewajibkan semua instansi negeri dan swasta untuk menyediakan Pojok atau Ruang Laktasi, untuk memberi kesempatan kepada ibu yang bekerja, tapi harus menyusui anaknya. Selain ruang laktasi, setiap instansi juga wajib menyediakan ruang penitipan atau pengasuhan anak,” ujar Heryawan.
Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Jawa Barat, dihadiri lebih dari 2.000 siswa TK hingga SD di Jawa Barat.  Pada kesempatan itu, Gubernur didampingi Ibu Hj. Netty Heryawan mencontohkan kebiasaan minum susu dan makan ikan. Kepada para orang tua, Gubernur minta, “Biasakan makan ikan dan minum susu untuk tumbuh kembang anak”, ajakny. (rep-pun)

http://berita.upi.edu/2012/09/25/gubernur-di-hari-anak-nasional-ulah-molototan-budak/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar